Mungkin nama kota ini sudah tida asing lagi untuk telinga kita,
terutama telinga orang-orang yang berasal dari jawa, Yogyakarta, kota yang
indah dan penuh pesona kebudayaan Indonesia yang masih kental dan banyak
menyimpan sejarah didalamnya.
Pada waktu itu selasa 15 januari 2013 perjalananku dan beberapa
orang sahabatku yang sengaja untuk touring menelusuri kota Yogyakarta
yang penuh dengan pesona budaya Indonesia yang tiada habisnya dimulai.
Perjalanan kami dimulai dari tugu yogyakarta atau Monumen Jogja Kembali
(MONJALI) yang masih menyimpan sejuta kenangan tentang Indonesia dan banyak
orang berkumpul disana dengan menggunakan pakaian adat jawa untuk melaksanakan
acara sekaten atau dalam bahasa aslinya Syahadatain (jawa) yakni
acara yang dilakukan untuk memperingati maulid nabi Muhammad SAW dalam adat
jawa, acara ini dilakukan sampai hari berlangsungnya kelahiran Nabi Muhammad
SAW yakni tanggal 26 Januari 2013.
Ramainya acara itu tidak hanya ditugu namun sampai di alun-alun
Yogyakarta yang disana terdapat pasar malam, kamipun terus untuk menikmati
indahnya hari pertama di Yogyakarta sampai pasar malam selesai.
Setelah itu kami meneruskan perjalanan kami hingga berada
diperempatan sayyidan (tempat grup band saggy dog nongkrong)
sebelum mereka terkenal, sampai disana kamipun masih tetap menikmati indahnya
kota Yogyakarta yang masih kental dengan budaya jawanya tanpa terkontaminasi
dengan budaya lain.
Hari kedua kami melanjutkan perjalanan ke Pakualam, pesarean
yang penuh dengan angkringan yang dijual murah meriah dengan menu khasnya sego
kucing (Nasi kucing), setelah makan kami melanjutkan perjalanan ke pantai yang
terkenal dengan kekeramatannya yakni parang tritis dan parang kusumo
karena berada tepat di selatan atau terkenal dengan pantai selatan.
Sehari penuh kami menikmati pemandangan dipantai parang tritis dan
parang kusumo. Setelah puas kami melanjutkan untuk menelusuri indahnya kota
Yogyakarta yakni di kawasan wisata Taman Pintar, ditaman pintar kami mendapat
banyak pengetahuan didalamnya, yakni tentang pengetahuan terjadinya pembuatan
alam semesta, kami diperkenalkan dengan filusuf-filusuf lama dengan berbagai
macam penemuannya, seperti Albert Einstein, Plato dan Lain sebagainya.
Tidak hanya itu ditaman pintar juga kami diperkenalkan dengan
sejarah Yogyakarta, Sejarah Sultan Hamengkubuwono mulai dari awal mula beliau
lahir sampai dokumentasi kehidupannya. Kami melanjutkan kegiatan kami di taman
pintar dengan menelusuri wahana yang sangat menarik yakni zona nuklir, disana
kami diberitahu untuk menghetahui cara mengatasi bahaya nuklir, membuat nuklir
sampai cara mengatasi bahaya jika terjadi nuklir.
Setelah puas menjelajahi Taman pintar kami melanjutkan perjalanan
kami ke pusat pakaian yang sangat digemari oleh wisatawan-wisatawan Yogyakarta,
yakni Malioboro, disana kami mebelikan oleh-oleh untuk keluarga kami yang ada
dirumah serta membeli kenang-kenangan yang sangat murah dan terjangkau
harganya.
Sehari penuh kami habiskan dimalioboro dan hal yang paling menarik
adalah ketika kami menemui sekelompok pengamen yang mungkin sudah terkenal
dikawasan malioboro dengan gaya khas dan lagunya yang sensasional, Kami
menikmati alunan musik yang asli dari jawa tanpa ada campuran alat musik dari
mancanegara yakni angklung, bas betot, gendang yang terbuat dari ban motor dan
lain sebagainya. Namun hasil karya yang diciptakan sangat istimewa karena
menghasilkan musik etnik jawa yang sangat kental.
Dan itu terbukti bahwa Yogyakarta masih kental dengan budaya
jawanya dengan kesenian yang masih kental jawanya. Setelah puas dimalioboro
kamipun bergegas untuk menghabiskan hari terakhir diyogyakarta dengan
memperbanyak dokumentasi dikawasan kota kesenian tersebut yakni berada di
Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, di ISI Yogyakarta kami menemukan
banyak kenangan dengan dokumentasi ditambah dengan kampus yang banyak sekali
bangunan-bangunan yang penuh dengan kesenian dan berbagai macam penampilan yang
disuguhkan oleh kampus seni tersebut.
Setelah puas untuk memperbanyak dokumentasi kamipun bergegas untuk
melanjutkan perjalanan kami pulang kerumah kami yakni di malang jawa timur. Dan
kamipun puas setelah kami sampai dimalang tempat tinggal kami pada hari minggu
tanggal 20 januari 2013.