Kamis, 24 Januari 2013

Indahnya Menyelami Kota kesenian dan Kebudayaan (Yogyakarta)


Mungkin nama kota ini sudah tida asing lagi untuk telinga kita, terutama telinga orang-orang yang berasal dari jawa, Yogyakarta, kota yang indah dan penuh pesona kebudayaan Indonesia yang masih kental dan banyak menyimpan sejarah didalamnya.
Pada waktu itu selasa 15 januari 2013 perjalananku dan beberapa orang sahabatku yang sengaja untuk touring menelusuri kota Yogyakarta yang penuh dengan pesona budaya Indonesia yang tiada habisnya dimulai.
Perjalanan kami dimulai dari tugu yogyakarta atau Monumen Jogja Kembali (MONJALI) yang masih menyimpan sejuta kenangan tentang Indonesia dan banyak orang berkumpul disana dengan menggunakan pakaian adat jawa untuk melaksanakan acara sekaten atau dalam bahasa aslinya Syahadatain (jawa) yakni acara yang dilakukan untuk memperingati maulid nabi Muhammad SAW dalam adat jawa, acara ini dilakukan sampai hari berlangsungnya kelahiran Nabi Muhammad SAW yakni tanggal 26 Januari 2013.
Ramainya acara itu tidak hanya ditugu namun sampai di alun-alun Yogyakarta yang disana terdapat pasar malam, kamipun terus untuk menikmati indahnya hari pertama di Yogyakarta sampai pasar malam selesai.
Setelah itu kami meneruskan perjalanan kami hingga berada diperempatan sayyidan (tempat grup band saggy dog nongkrong) sebelum mereka terkenal, sampai disana kamipun masih tetap menikmati indahnya kota Yogyakarta yang masih kental dengan budaya jawanya tanpa terkontaminasi dengan budaya lain.
Hari kedua kami melanjutkan perjalanan ke Pakualam, pesarean yang penuh dengan angkringan yang dijual murah meriah dengan menu khasnya sego kucing (Nasi kucing), setelah makan kami melanjutkan perjalanan ke pantai yang terkenal dengan kekeramatannya yakni parang tritis dan parang kusumo karena berada tepat di selatan atau terkenal dengan pantai selatan.
Sehari penuh kami menikmati pemandangan dipantai parang tritis dan parang kusumo. Setelah puas kami melanjutkan untuk menelusuri indahnya kota Yogyakarta yakni di kawasan wisata Taman Pintar, ditaman pintar kami mendapat banyak pengetahuan didalamnya, yakni tentang pengetahuan terjadinya pembuatan alam semesta, kami diperkenalkan dengan filusuf-filusuf lama dengan berbagai macam penemuannya, seperti Albert Einstein, Plato dan Lain sebagainya.
Tidak hanya itu ditaman pintar juga kami diperkenalkan dengan sejarah Yogyakarta, Sejarah Sultan Hamengkubuwono mulai dari awal mula beliau lahir sampai dokumentasi kehidupannya. Kami melanjutkan kegiatan kami di taman pintar dengan menelusuri wahana yang sangat menarik yakni zona nuklir, disana kami diberitahu untuk menghetahui cara mengatasi bahaya nuklir, membuat nuklir sampai cara mengatasi bahaya jika terjadi nuklir.
Setelah puas menjelajahi Taman pintar kami melanjutkan perjalanan kami ke pusat pakaian yang sangat digemari oleh wisatawan-wisatawan Yogyakarta, yakni Malioboro, disana kami mebelikan oleh-oleh untuk keluarga kami yang ada dirumah serta membeli kenang-kenangan yang sangat murah dan terjangkau harganya.
Sehari penuh kami habiskan dimalioboro dan hal yang paling menarik adalah ketika kami menemui sekelompok pengamen yang mungkin sudah terkenal dikawasan malioboro dengan gaya khas dan lagunya yang sensasional, Kami menikmati alunan musik yang asli dari jawa tanpa ada campuran alat musik dari mancanegara yakni angklung, bas betot, gendang yang terbuat dari ban motor dan lain sebagainya. Namun hasil karya yang diciptakan sangat istimewa karena menghasilkan musik etnik jawa yang sangat kental.
Dan itu terbukti bahwa Yogyakarta masih kental dengan budaya jawanya dengan kesenian yang masih kental jawanya. Setelah puas dimalioboro kamipun bergegas untuk menghabiskan hari terakhir diyogyakarta dengan memperbanyak dokumentasi dikawasan kota kesenian tersebut yakni berada di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, di ISI Yogyakarta kami menemukan banyak kenangan dengan dokumentasi ditambah dengan kampus yang banyak sekali bangunan-bangunan yang penuh dengan kesenian dan berbagai macam penampilan yang disuguhkan oleh kampus seni tersebut.
Setelah puas untuk memperbanyak dokumentasi kamipun bergegas untuk melanjutkan perjalanan kami pulang kerumah kami yakni di malang jawa timur. Dan kamipun puas setelah kami sampai dimalang tempat tinggal kami pada hari minggu tanggal 20 januari 2013.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar