Mari bersama kita merenungi, apa yang selama ini kita lakukan, hal-hal yang menurut kita baik tapi sebetulnya adalah kesalahan kecil yang tanpa kita sadari akan berakibat besar pada diri kita,
dulu dengan ideologi yang begitu terjaga dalam hati tertanam dalam fikiran, para pemuda dengan gigih berjuang untuk INDONESIA, dengan semangat untuk sebuah perubahan, tak berpikir lain kecuali kebebasan, kebebasan yang berdasar, kini para remaja para pemuda semangat untuk sedikit demi sedikit menghancurkan bangsa, dengan tindakan-tindakan yang dianggap sederhana dalam fikiran - fikiran sok, teriakan-teriakan perdamaian , keadilan, dan lain sebagainya bergemuruh di trotoar jalan, wajah wajah alim dan kelihatan tak berdosa bercampur meneriakkan nada sumbang tanpa arti, di lain sisi pemuda pemuda putus sekolah yang terlihat acuh terhadap semuanya, bergerak mencari jati diri berusaha untuk memberikan hal baik pda dirinya agar tetap bertahan hidup, tak meminta belas kasihan karena mereka tau cara mengasihani dirinya yang hidup dalam kekosongan jiwa hampir rapuh dan raga yang hampir hilang, membangun pondasi pondasi diri yang runtuh,
saluut ...
satu hal yang ada pada para kaum acuh ithu,, mereka setia meriakkan Indonesia bukan meneriakan nada sumbang yang tak jelas dasarnyaa, mereka berjiwa patriot yang menjunjung Indonesia walau mereka pun sebetulnya tak tau bagaimana lagu kebangsaan Indonesia ithu,
memberikan yang terbaik untuk bangsa bukan malah memberikan beban untuk bangsa
mendukung semua yang telah di lakukan oleh bangsa bukan malah mencemari fikiran bangsa dalam mewujudkan sebuah cita cita tulus
bukankah kita pemuda belum pernah merasakan bagaimana menjadi nahkoda sebuah kapal yang berlayar di antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia, so jangan memberikan statement negatif sebelum kita mejalaninya, belum tentu kita lebih baik menjadi seorang Nahkoda di kapal besar ini
bukan berniad menjadi "Muka Dua" tapi mari bersama kita merubah pola pikir kita,, " Apa yang dapat kita lakukan untuk Indonesia BUKAN bertanya apa yang diberikan Indonesia untuk kita"
Untuk Kita Renungkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar